Home » Senja di Pesisir Tsing Ma by Jaladara
Senja di Pesisir Tsing Ma Jaladara

Senja di Pesisir Tsing Ma

Jaladara

Published
ISBN :
Paperback
140 pages
Enter answer

 About the Book 

Sangat inspiratif. Keaktifannya dalam menulis, membuat beliau tak pernah kering dengan ide-ide baru dan segar. Sungguh saya merasa salut dengan kerja kerasnya, mengikat ide-ide menjadi sebuah cerita, dan membuahkan karya besar, yang kini berada diMoreSangat inspiratif. Keaktifannya dalam menulis, membuat beliau tak pernah kering dengan ide-ide baru dan segar. Sungguh saya merasa salut dengan kerja kerasnya, mengikat ide-ide menjadi sebuah cerita, dan membuahkan karya besar, yang kini berada di tangan Anda. Cerpen-cerpen di dalamnya, membuat kita seolah ikut hanyut dalam berbagai kisah tokoh-tokoh yang diceritakannya. Seperti dalam cerpen yang berjudul Matinya Sang Pengarang kita pastinya tertanya, mengapa pengarangnya jadi terbawa tokoh cerita di dalam cerpennya? Saya yakin, penulis memiliki potensi besar dalam dunia sastra. Selamat, dan teruslah berkarya.(Bayu Insani, Penulis buku, TKW Menulis, Masihkah Kau Mencintaiku, dan Cinta Monyet Never Forget)Jaladara adalah salah satu realita dahsyatnya talenta dari saudara-saudara kita di Hong Kong ini. Tutur bahasa dan alur cerita yang dibuat Jaladara merupakan sebuah kejujuran sekaligus kesahajaan ungkapan dan tumpahan inspirasi yang didasari kematangan serta pengamatan dan pengalaman hidup yang telah menempa dirinya selama ini di negeri jauh. Sebentar lagi, Insya Allah, Jaladara akan menjadi salah satu penulis favorit milik bangsa Indonesia. Amin.(Rahmat Widiyanto, General Manager Bank Mandiri Hong Kong)Fantasi dan pemikiran pengarang buku ini – yang masih muda, berbakat, dan juga produktif – merupakan dokumen berharga tentang kisah buruh migran Indonesia di Hong Kong yang dicatat langsung oleh sang pelaku saat ini. Lebih dari itu, pembaca akan disuguhkan definisi yang unik tentang menjadi Indonesia di negeri asing, lewat kisah-kisahnya seputar cinta, kegetiran, perlawanan, dan juga mimpi, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari representasi bangsa Indonesia.(Fahmi Panimbang – penikmat sastra, tinggal di Hong Kong)